DJIA27693.15
LIVE11.91(0.04%)
NDX8241.91
LIVE-13.98(-0.17%)

Yen Menguat Tapi Yuan, Aussie Turun Terkait Meingkatnya Perang Perdagangan AS-China


Monday, 13 May 2019 07:25 WIB

YenDolar AS YuanSwissFrancAussieDolar


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_20161121-4-hal-penting-dalam-analisa-forex-pair-usdjpy.jpg

Safe-haven yen naik lebih tinggi dan yuan Tiongkok dan dolar Australia turun di awal Senin setelah eskalasi terbaru dalam perang perdagangan antara Amerika Serikat dan Cina.

Dua negara ekonomi terbesar di dunia itu menemui jalan buntu atas perundingan perdagangan pada hari Minggu ketika Washington menuntut janji perubahan konkret terhadap hukum Tiongkok dan Beijing mengatakan tidak akan menelan "buah pahit" yang merusak kepentingannya.

Konflik perdagangan telah meningkat pada hari Jumat, dengan Amerika Serikat menaikkan tarif barang-barang China senilai $ 200 miliar. China telah berjanji untuk membalas tetapi belum memberikan rincian.

Dolar melemah 0,3 persen di level 109,650 yen, mendekati level terendah tiga bulan di 109,470 pada akhir pekan lalu.

Yuan Tiongkok melemah sekitar 0,3 persen menjadi 6,866 per dolar dalam perdagangan lepas pantai, terendah dalam empat bulan.

Dolar Australia turun 0,15 persen menjadi $ 0,6990. Mata uang ini sensitif terhadap perubahan sentimen risiko dan juga berfungsi sebagai proksi likuid perdagangan yang terkait dengan China, mitra dagang terbesar negara itu.

Dolar kehilangan 0,1 persen menjadi 1,010 franc Swiss, "safe haven" bersama dengan yen, setelah turun ke level 1,009 pada hari Jumat, terlemah dalam hampir sebulan.(mrv)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.