DJIA27783.26
LIVE-0.33(-0.00%)
NDX8257.83
LIVE-1.98(-0.02%)

Dolar melemah terhadap aksi ambil untung seiring tarif mulai berlaku


Friday, 10 May 2019 15:17 WIB

DOLLARCurrency Indeks Dolar Yen


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_Dolar-AS-Menguat-Kembali-terhadap-Rupiah.jpg

Dolar secara luas lebih rendah pada perdagangan awal di Eropa pada Jumat seiring pasar ‘sell the fact’ tarif AS yang lebih tinggi di China, pasca ‘buying the rumor’ sepanjang minggu.

Pada hari Jumat, tarif impor Cina senilai $ 200 miliar ke AS akan dinaikkan menjadi 25% dari 10%, dan Presiden Donald Trump mengatakan ia telah memerintahkan persiapan tarif baru untuk barang senilai $ 325 miliar lebih lanjut. Jika mereka juga mulai berlaku, itu berarti hampir semua impor AS dari Cina akan dikenai tarif 25%.

Pada pukul 03:00 pagi waktu timur AS (07:00 GMT), dolar melemah terhadap yuan resmi dan yuan offshore, meskipun tingkat offshore masih hampir 1,5% turun dari sebelum akhir pekan, ketika Trump mengisyaratkan bahwa negoisasi perdagangan hancur berantakan.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, berada di 97,21, stabilitasnya menutupi penurunan 1% terhadap safe-haven yen pekan ini. Dolar gagal membuat keuntungan berarti terhadap yen pada Jumat bahkan pasca penurunan terbesar dalam pendapatan rata-rata Jepang dalam empat tahun pada Maret, yang juga berkontribusi terhadap pengeluaran rumah tangga yang jatuh jauh dari harapan analis. (Tgh)

Sumber: Investing.com


RELATED NEWS

  • Dolar AS tidak bergerak pada hari Rabu setelah pernyataan dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Powell, yang memberikan kesaksian di depan Kongres, mengatakan bahwa sementara ekonomi berada di ja...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.