DJIA26559.54
LIVE0(0.00%)
NDX7689.72
LIVE0(0.00%)

USD/JPY Selidiki Tertinggi Jumat di Jam Perdagangan Tokyo


Monday, 15 April 2019 08:20 WIB

USD/JPY,


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_20161121-4-hal-penting-dalam-analisa-forex-pair-usdjpy.jpg

Suasana positif pada hari Jumat setelah kredit China positif dan data perdagangan. Pertumbuhan uang M2 naik menjadi 8,6% (dari 8,0% di bulan sebelumnya), sementara ekspor Maret naik 14,2% y/y setelah jatuh 20,8% di bulan sebelumnya. "Peningkatan dalam data kredit mengurangi beberapa kecemasan di sekitar penurunan impor China 7,6% y/y untuk bulan Maret," analis di ANZ Bank menjelaskan.

Dengan saham naik, USD/JPY naik dari 111,60 ke 112,10 dengan yen menjadi pemain terburuk dalam G10. Sedangkan untuk imbal hasil, treasury AS 10 tahun naik dari 2,49% menjadi 2,56%, 2 tahun dari 2,35% menjadi 2,40%.

Dow Jones Industrial Average (DJIA), memasang 269,25 poin, atau 1%, ditutup pada 26.412,30.Indeks S&P 500 naik 19,09 poin, atau 0,7%, berakhir pada 2.907,41.

Indeks Komposit Nasdaq menambahkan 36,80 poin, atau 0,5%, menjadi berakhir pada 7.984,16.

Level USD/JPY

Valeria Bednarik, Kepala Analis FXStreet, menjelaskan bahwa dari sudut pandang teknis, risikonya condong ke atas menurut grafik harian untuk pasangan USD/JPY.

"Keuntungan tambahan belum jelas, karena meskipun menetap di atas semua MA, terus kekurangan kekuatan terarah, dan terbatas pada kisaran ketat. Indikator teknis dalam grafik yang disebutkan bertahan pada kenaikan harian, hampir tidak kehilangan kekuatan ke atas dekat level overbought, bullish lebih jelas dalam grafik 4 jam, mengingat bahwa indikator teknis berkonsolidasi dekat tertinggi harian, dengan RSI saat ini di wilayah overbought, sementara harga menetap jauh di atas semua MA, dan dengan SMA 20 yang mempercepat utara di atas SMA yang lebih besar."

Sumber: FXstreet


RELATED NEWS

  • Dolar AS melonjak terhadap para pesaingnya pada Kamis karena sebagian besar data ekonomi optimis menunjukkan kekuatan di ekonomi yang mendasarinya Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap se...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.