DJIA27677.79
LIVE28.01(0.10%)
NDX8308.40
LIVE11.87(0.14%)

Dolar AS Naik, Seiring Penurunan Sterling, Lira Turki


Tuesday, 2 April 2019 23:11 WIB

Indeks Dolar YenUSD/JPY,


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_euro-to-dollar-generic-1.jpg

Greenback lebih tinggi pada hari Selasa, meskipun ada penurunan belanja barang tahan lama, sementara sterling dan lira Turki jatuh ditengah ketidakpastian politik.

Indeks dolar AS, yang mengukur kekuatan dolar terhadap sekumpulan enam mata uang utama, naik 0,3% menjadi 97,045 pada pukul 11:11 siang waktu timur AS (15:11 GMT).

Dolar jatuh terhadap safe-haven yen, dengan USD / JPY tergelincir 0,1% menjadi 111,28.

Sementara di tempat lain, lira Turki berada di bawah tekanan ketika Washington mengumumkan menghentikan pengiriman jet tempur F-35 ke Turki. Lira telah bergejolak setelah pemilihan lokal pada hari Minggu, dengan Partai AK yang berkuasa Presiden Recep Tayyip Erdogan kehilangan kendali atas Istanbul dan Ankara. USD / TRY melonjak 2,8% menjadi 5,6380.

Sterling merosot ketika ketidakpastian Brexit berlanjut. Para menteri pemerintah Perdana Menteri Theresa May berlomba untuk mencari tahu langkah-langkah selanjutnya seiring Parlemen Inggris telah menolak Perjanjian Penarikan Uni Eropa untuk kali ketiga dan telah gagal mencapai konsensus mengenai salah satu alternatif dari kesepakatan May. GBP / USD turun 0,5% menjadi 1,3032.

Di tempat lain, USD / CAD naik 0,4% menjadi 1,3362 dan EUR / USD tergelincir 0,2% menjadi 1,1191.(yds)

Sumber: Investing.com


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.