DJIA28135.38
LIVE3.33(0.01%)
NDX8487.71
LIVE20.81(0.25%)

Dolar menguat, sterling kembali jatuh pada sentimen Brexit


Monday, 11 March 2019 09:02 WIB

Indeks Dolar Euro


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_eurusd.jpg

Dolar naik tipis pada Senin ini, melayang mendekati level tertinggi tiga bulan karena investor berlindung dalam mata uang ditengah kekhawatiran akan pertumbuhan ekonomi global, sementara sterling melanjutkan penurunannya pada prospek yang tidak pasti terakit keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekumpulan enam rival utama, naik 0,1% menjadi 97,426 pada awal perdagangan Asia.

Indeks tersebut hanya sedikit turun dari level puncaknya yang baru-baru ini menyentuh 97,710 pada Kamis lalu, level tertinggi sejak 14 Desember tahun lalu. Naik 1,3% sepanjang tahun ini.

Euro sedikit lebih rendah di level $ 1,1225. Mata uang tunggal telah jatuh ke level terlemah sejak akhir Juni 2017 pada hari Kamis, yang tertekan oleh sinyal dovish dari Bank Sentral Eropa (ECB).

Pada hari Senin, pound Inggris menyerah 0,4% menjadi $ 1,2968 setelah sempat merosot ke level terendah tiga pekan terkait Brexit. Mata uang tersebut telah jatuh selama tujuh sesi beruntun.(yds)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.