DJIA25884.84
LIVE-2.54(-0.01%)
NDX7395.88
LIVE46.60(0.63%)

Dolar AS lebih rendah versus yen setelah penjualan ritel AS yang lemah


Friday, 15 February 2019 08:10 WIB

DOLLARDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_curern.jpg

Dolar melemah terhadap yen pada hari Jumat seiring data penjualan ritel AS yang suram memperkuat ekspektasi suku bunga Federal Reserve tidak akan naik tahun ini, sementara fokus investor bergeser ke pembicaraan perdagangan antara Washington dan Beijing.

Penjualan ritel mencatatkan penurunan terbesar mereka sejak September 2009, data AS menunjukkan pada hari Kamis, memberikan tanda pelemahan di sektor konsumen, yang menyumbang lebih dari dua pertiga perekonomian.

Dolar kehilangan sekitar 0,5 persen terhadap safe-haven yen di sesi semalam dan relatif tidak berubah di awal perdagangan Asia. Yen naik tipis terhadap euro ke level 124,67, setelah naik sekitar 0,2 persen pada hari Kamis.

Dolar Aussie dan Selandia Baru memangkas kenaikan sebelumnya, masing-masing kehilangan 0,2 persen ke level $ 0,7091 dan $ 0,6819.

Indeks dolar, yang mengukur dolar terhadap enam mata uang utama relatif tidak berubah di 97,01, setelah melemah 0,12 persen pada sesi sebelumnya.

Fokus utama untuk pasar Asia pada hari Jumat tetap merupakan hasil dari pembicaraan perdagangan tingkat tinggi antara AS dan Tiongkok minggu ini.

Di tempat lain, sterling melemah 0,1 persen ke level $ 1,2800. Pedagang berharap pound akan tetap stabil dalam beberapa minggu mendatang. (sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.