DJIA27691.49
LIVE-0.07(-0.00%)
NDX8263.79
LIVE21.88(0.27%)

Dolar AS pertahankan gain, euro berjuang dengan data yang lemah


Thursday, 14 February 2019 08:17 WIB

DOLLAR EuroDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_0duit.jpg

Dolar bertahan di dekat level tertinggi 3 bulan terhadap euro pada hari Kamis, diuntungkan dari kekuatan yang berkelanjutan dalam inflasi inti AS dan data yang lemah dari Eropa.

Meskipun pertumbuhan inflasi AS mencatatkan laju terlemahnya dalam 1-1 / 2-tahun pada Januari, para pedagang fokus pada indeks harga inti, yang naik untuk bulan ketiga berturut-turut dan memberi dolar dorongan ke atas.

Greenback terpukul awal tahun ini dari pergeseran ke sikap hati-hati oleh Federal Reserve. Data terbaru menunjukkan bank sentral perlu tetap waspada pada tekanan harga bahkan ketika menyesuaikan kebijakan imperatif dalam menghadapi risiko tinggi terhadap pertumbuhan.

Indeks dolar, yang mengukur nilainya versus enam mata uang utama, sedikit lebih tinggi di level 97,20, setelah naik 0,5 persen di sesi sebelumnya. Indeks telah rally 1,7 persen sejauh bulan ini, setelah dua bulan berturut-turut mengalami penurunan.

Di tempat lain, yen stabil di level 110,95. Dolar telah menguat terhadap saingan Jepangnya dalam beberapa pekan terakhir, gain 1,9 persen sejauh ini di Februari.

Dolar Aussie, yang sering dianggap sebagai barometer untuk selera risiko global, datar di $ 0,7087, setelah naik sekitar 0,5 persen pada sesi sebelumnya menyusul optimisme pada pembicaraan perdagangan Sino-AS. (Sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Sterling menahan gain di perdagangan Asia awal pada Selasa ini, setelah menyentuh level tertinggi enam bulan terhadap euro dan naik sebanyak 1% terhadap dolar semalam, seiring meredanya prospek parlem...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.