DJIA25909.88
LIVE26.63(0.10%)
NDX7075.76
LIVE20.58(0.29%)

Dolar AS di dekat level enam minggu tertinggi


Monday, 11 February 2019 08:24 WIB

DOLLARDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_12Dollar14012016_dolar_6501.jpg

Dolar naik terhadap sebagian besar mata uang lainnya pada hari Senin, bertahan di dekat level tertinggi enam pekan seiring kekhawatiran baru tentang ketegangan perdagangan AS-Sino dan pertumbuhan global mendorong selera untuk aset safe-haven.

Para negosiator AS minggu ini akan mendesak Tiongkok pada tuntutan lama bahwa negara itu harus mereformasi cara memperlakukan kekayaan intelektual perusahaan AS untuk menutup kesepakatan perdagangan yang dapat mencegah kenaikan tarif pada impor Tiongkok.

Dolar naik 0,1 persen versus yen ke level 109,82. Namun, pedagang memperkirakan pergerakan dalam dolar / yen akan kecil pada hari Senin karena pasar Jepang tetap tutup untuk hari libur publik.

Indeks dolar, ukuran nilainya versus enam mata uang utama, sedikit lebih tinggi di 96,64, di jalur untuk kenaikan hari kedelapan berturut-turut.

Ketegangan perdagangan antara dua ekonomi terbesar di dunia telah menjadi pendorong utama sentimen investor global selama setahun terakhir. Kepercayaan pasar terpukul pekan lalu ketika Presiden AS Donald Trump mengatakan dia tidak berencana untuk bertemu dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping sebelum batas waktu 1 Maret yang ditetapkan oleh kedua negara untuk mencapai kesepakatan perdagangan.

Trump telah berjanji untuk meningkatkan tarif impor Tiongkok senilai $ 200 miliar menjadi 25 persen dari 10 persen saat ini jika kedua belah pihak tidak dapat mencapai kesepakatan pada 2 Maret.

Euro sedikit lebih rendah versus greenback ke level $ 1,1322 di perdagangan awal Asia sementara Aussie 0,15 persen lebih tinggi di level $ 0,7099, setelah minggu bencana di mana mata uang Negeri Kangguru itu kehilangan 2,2 persen.

Di tempat lain, sterling melemah 0,1 persen ke level $ 1,2935. Pedagang memperkirakan pound akan tetap stabil di tengah meningkatnya ketidakpastian politik atas proses Brexit. (Sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Sterling menguat pada hari Senin setelah mencatatkan penurunan selama tiga minggu berturut-turut seiring para investor menunggu hasil pembicaraan Brexit antara Inggris dan Uni Eropa. Perpecahan dalam...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.