DJIA26559.54
LIVE0(0.00%)
NDX7689.72
LIVE0(0.00%)

Sterling bersiap untuk pekan terburuk sejak Oktober terkait Brexit


Friday, 8 February 2019 16:51 WIB

poundSterling,Poundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_Pound-coin-008.jpg

Sterling pada hari Jumat menuju penurunan mingguan terburuk sejak Oktober dengan kebuntuan atas Brexit membebani mata uang dan membuat Bank of England memotong perkiraan pertumbuhannya.

Pound volatile pada hari Kamis. Itu jatuh setelah BoE mempertahankan suku bunga tidak berubah dan kemudian menguat ketika bank sentral mengatakan suku bunga akan naik jika kesepakatan perceraian dengan UE dilakukan.

Itu dipandang sebagai waktu yang agak hawkish ketika bank sentral besar lainnya mengatakan mereka akan menunda kenaikan biaya pinjaman.

Pound turun 0,2 persen ke level $ 1,2935, setelah menyentuh level rendah $ 1,2854 pada hari Kamis, posisi terendah dua minggu. Mata uang itu telah kehilangan lebih dari 1 persen nilainya minggu ini.

Terhadap euro, mata uang Negeri Elizabeth ini diperdagangkan datar di 87,56 pence.

May akan kembali ke parlemen pada 14 Februari untuk debat tentang negosiasi Brexit, dengan anggota parlemen bisa mencoba lagi mengambil alih kendali proses Brexit darinya, tetapi pemungutan suara untuk menyetujui kesepakatan Brexit kemungkinan akan dibungkus akhir bulan ini. (Sdm)

Sumber: Reuters

 


RELATED NEWS

  • Dolar AS melonjak terhadap para pesaingnya pada Kamis karena sebagian besar data ekonomi optimis menunjukkan kekuatan di ekonomi yang mendasarinya Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap se...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.