DJIA27675.11
LIVE-16.38(-0.06%)
NDX8252.78
LIVE-11.01(-0.13%)

Dolar tetap menguat terkait menigkatnya sentimen, imbal hasil obligasi AS naik


Tuesday, 5 February 2019 09:42 WIB

Dolar Indeks Dolar Yen Euro


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_LYNXMPED702TI_L.jpg

Dolar bertahan pada kenaikan baru-baru ini terhadap mata uang rekanan pada Selasa ini, yang didukung oleh pemulihan selera risiko investor, yang membantu mendorong kenaikan imbal hasil AS selama sesi sebelumnya.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekumpulan enam mata uang utama, hampir tidak berubah pada 95,828 setelah memperoleh selama tiga sesi beruntun.

Perdagangan kemungkinan akan tetap tenang di Asia dengan banyak pasar di seluruh wilayah ditutup untuk liburan Tahun Baru Imlek hampir selama sepekan.

Indeks naik 0,7% setelah merosot pekan lalu di bawah MA 200-hari untuk pertama kalinya sejak awal Januari 2018.

Imbal hasil Treasury naik dengan tenor 10 tahun melonjak 9 basis poin selama dua sesi terakhir.

Terhadap yen Jepang, dolar naik sedikit menjadi 109,98 yen. Yang naik di atas 110 yen untuk pertama kalinya sejak 31 Desember semalam.

Euro datar di level $ 1,1437, dari tertinggi tiga pekan $ 1,15145 yang ditetapkan pada hari Kamis.

Dolar Australia tergelincir 0,4% menjadi $ 0,7199 karena penjualan ritel untuk Desember lebih lemah dari yang diharapkan, dan menjelang keputusan kebijakan oleh Reserve Bank of Australia di kemudian hari.

Sterling pada dasarnya datar di level $ 1,3038 terkait ketidakpastian atas cara Inggris akan meninggalkan Uni Eropa.(yds)

Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.