DJIA27783.26
LIVE-0.33(-0.00%)
NDX8257.83
LIVE-1.98(-0.02%)

Dolar AS hentikan penurunan beruntun dua pekan


Monday, 4 February 2019 16:15 WIB

DOLLARDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_dollar.jpeg

Dolar beringsut lebih tinggi pada hari Senin, menghentikan penurunan beruntun dua minggu seiring data pekerjaan AS yang kuat menopang greenback di pasar yang secara luas berhati-hati pada prospek aset berisiko.

Dengan sebagian besar Asia ditutup untuk hari libur minggu ini, dolar juga terdorong ke atas dari pembicaraan perdagangan baru-baru ini antara Tiongkok dan Amerika Serikat dengan dolar bersiap untuk kenaikan beruntun dua hari terbesar terhadap yuan dalam setahun.

Sebuah laporan Departemen Tenaga Kerja AS pada hari Jumat menunjukkan nonfarm payrolls melonjak 304.000 pekerjaan bulan lalu, melebihi perkiraan dan kenaikan terbesar sejak Februari 2018. Angka aktivitas manufaktur ISM untuk Januari juga lebih baik dari yang diharapkan, menunjukkan penguatan yang mendasari ekonomi terbesar di dunia itu.

Terhadap sekeranjang saingannya, dolar naik 0,1 persen lebih tinggi menjadi 95,70 setelah membukukan penurunan dua minggu berturut-turut.

Dalam pergerakan yang lebih luas, pasar mata uang tetap berada dalam kisaran ketat di awal perdagangan Asia, dengan perdagangan euro datar di level $ 1,1455.

Sterling secara umum datar di level $ 1,3073 di awal perdagangan Asia dengan para pedagang memperkirakan pound akan tetap stabil karena ketidakpastian Brexit tetap tinggi. (sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Dolar AS tidak bergerak pada hari Rabu setelah pernyataan dari Ketua Federal Reserve Jerome Powell. Powell, yang memberikan kesaksian di depan Kongres, mengatakan bahwa sementara ekonomi berada di ja...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.