DJIA22160.60
LIVE-166.88(-0.75%)
NDX7890.93
LIVE1.92(0.02%)

GBP/USD Melemah Dari 1,2900 Menjelang Rilis Upah Inggris


Tuesday, 22 January 2019 13:40 WIB

GBP/USD


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_0gbp.jpg

Pasangan GBP/USD menembus mode konsolidasi semalam ke sisi bawah menjelang pasar London, sekarang tampak akan menguji DMA 100 berada di level 1,2854, dengan fokus terdekat sekarang adalah laporan pasar tenaga kerja Inggris yang dijadwalkan pada pukul 09:30 GMT.

Spot ini terus menghadapi resistensi yang kuat di depan 1,29, karena pembeli tetap waspada terhadap skenario Brexit, sementara tenggat waktu 29 Maret semakin dekat. Selain itu, pasar GBP mencerna laporan terbaru bahwa Partai Buruh Inggris mengusulkan opsi referendum Brexit kedua sementara Dolar AS lebih kuat di tengah aksi risk-off di ekuitas Asia, didorong oleh risiko pertumbuhan global, juga berkolaborasi dengan penurunan Cable terbaru.

Namun, Rencana B PM Inggris May yang diumumkan kemarin dapat membantu membatasi sentimen tetap berada di bawah Pound. PM May mencatat bahwa dia tidak mengesampingkan Brexit yang tidak setuju sambil menambahkan bahwa Pasal 50 tidak akan diperpanjang tanpa kesepakatan. Selanjutnya, data upah Inggris yang lebih kuat bisa membawa kembali pembicaraan kenaikan suku bunga BoE, yang akan mengirim mata uang utama kembali di atas 1,29.

“Pembayaran reguler Inggris (tidak termasuk bonus) diperkirakan akan naik 3,3% dari tahun ini dalam tiga bulan hingga November, membenarkan kenaikan gaji terkuat dalam satu dekade dari bulan sebelumnya. Total pembayaran di Inggris (termasuk bonus) diperkirakan akan meningkat menjadi 3,3% tahun/tahun dalam tiga bulan yang berakhir pada bulan November setelah naik 3,3% pada bulan-bulan sebelumnya,” Mario Blascak, PhD, Pemimpin Redaksi FXStreet mencatat. (knc)

Sumber : FX Street


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.