DJIA28004.89
LIVE222.93(0.80%)
NDX8315.52
LIVE57.69(0.70%)

Dolar AS melemah versus rekan-rekannya terkait komentar Fed Powell


Friday, 11 January 2019 07:59 WIB

DOLLARDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_12Dollar14012016_dolar_6501.jpg

Dolar mempertahankan pergerakan lemah versus rekan-rekannya pada hari Jumat, di tengah meningkatnya ekspektasi Federal Reserve AS dapat menekan tombol jeda pada pengetatan moneter jika ekonomi melambat tahun ini.

Ketua Fed Jerome Powell menegaskan pada hari Kamis bahwa bank sentral AS memiliki kemampuan untuk bersabar pada kebijakan moneter mengingat inflasi tetap stabil. Pasar sekarang memperkirakan tidak ada kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh Fed tahun ini.

Sentimen berhati-hati terlihat dalam perdagangan awal Asia menyusul kurangnya detail konkret dari Amerika Serikat dan Cina pada setiap kemajuan yang dibuat dalam sengketa perdagangan mereka setelah pertemuan tiga hari di Beijing. Kedua belah pihak sudah menjalani lebih dari setengah waktu gencatan senjata 90 hari yang disepakati oleh Presiden AS Donald Trump dan timpalannya dari Tiongkok Xi Jinping.

Indeks dolar sedikit lebih rendah di level 95,5 pada hari Jumat. Indeks telah turun sekitar 2,2 persen sejak pertengahan Desember di tengah ekspektasi bahwa perlambatan pertumbuhan, baik di Amerika Serikat maupun global, akan membatasi The Fed untuk menaikkan suku bunga pada 2019.

Safe-haven yen menguat 0,1 persen ke level 108,32 per dolar, mencerminkan mode tunggu-dan-lihat investor.

Euro naik 0,1 persen ke level $ 1,1502, setelah kehilangan 0,4 persen dari nilainya di sesi sebelumnya.

Di tempat lain, sterling diperdagangkan sedikit menguat ke level $ 1,2752 di awal perdagangan Asia dengan para pedagang berfokus pada kemajuan Brexit. (sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.