DJIA27676.55
LIVE-4.69(-0.02%)
NDX8235.43
LIVE-20.46(-0.25%)

Dolar AS turun tipis seiring optimisme perdagangan AS-Sino angkat Aussie


Wednesday, 9 January 2019 09:05 WIB

DOLLARDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_5876d8bfe5379546291941.jpg

Dolar melemah terhadap beberapa mata uang pada hari Rabu, seiring harapan kemajuan dalam sengketa perdagangan Sino-AS mengangkat mata uang terkait komoditas dan mata uang berisiko.

Risk appetite yang meningkat membantu mengangkat dolar Australia setelah pejabat pemerintah AS mengatakan bahwa pembicaraan perdagangan antara Tiongkok dan Amerika Serikat akan berlanjut untuk hari ketiga yang tidak dijadwalkan pada hari Rabu.

Aussie naik 0,2 persen ke level $ 0,7152, setelah menyentuh posisi tertinggi tiga minggu di $ 0,7172 pada awal perdagangan di tengah optimisme seputar pembicaraan Sino-AS. Dolar Australia sering dipandang sebagai proksi untuk pertumbuhan Cina karena ekonomi Australia yang bergantung pada ekspor dengan Tiongkok menjadi tujuan terbesar negara itu untuk komoditasnya.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, berada 0,1 persen lebih rendah di level 95,787 pada awal perdagangan.

Terhadap yen, dolar pada dasarnya tidak berubah di level 108,73 yen per dolar.

Di tempat lain, euro gain 0,2 persen ke level $ 1,1457, tetapi reboundnya tidak cukup besar untuk memulihkan penurunan yang sedikit lebih curam selama sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi zona euro.

Pound Inggris menguat 0,2 persen menjadi $ 1,2742 pada hari ini. Pedagang berharap sterling tetap stabil selama beberapa minggu ke depan seiring kesengsaraan Brexit. (sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.