DJIA25850.58
LIVE1.71(0.01%)
NDX7309.23
LIVE2.24(0.03%)

Dolar AS jatuh ke level terendah enam hari jelang pertemuan Fed


Tuesday, 18 December 2018 19:32 WIB

DOLLARDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY3_00Dollarhigh-as-the-war-of-war-intensifies.jpg

Dolar jatuh ke posisi terendah enam hari pada Selasa seiring investor membatalkan taruhan panjang pada mata uang, mengantisipasi sikap Federal Reserve yang dapat memperlambat laju kenaikan suku bunga setelah pertemuan minggu ini.

Beberapa investor mulai mempertanyakan apakah perjalanan dolar sebagai mata uang utama berkinerja terbaik akan berlanjut hingga 2019.

Sentimen risk-off pada hari Selasa mengangkat yen Jepang dan franc Swiss tetapi dolar tidak merasakan keuntungan dari penerbangan ke aset haven.

Dengan prospek "kenaikan suku bunga dovish" menjaga dolar tertahan, euro pada Selasa naik setengah persen ke level $ 1,14. Mata uang tunggal telah memulihkan semua penurunannya dari Senin di saat dihantam oleh data zona euro yang lemah.

Indeks dolar 0,4 persen bergerak lebih rendah ke level 96.699, posisi terendah enam hari.

Pasar akan mencermati pertemuan kebijakan dua hari Fed, yang dimulai pada Selasa, untuk melihat sikap Fed pada bagaimana ekonomi AS bertahan di tengah konflik perdagangan AS-Cina dan volatilitas pasar keuangan global.

Yen naik setengah persen terhadap dolar karena kekhawatiran investor terhadap perlambatan pertumbuhan global meningkatkan permintaan untuk aset keselamatan. Franc Swiss menguat sebesar 0,3 persen.

Sterling, yang telah banyak dijual dalam beberapa bulan terakhir pada ketidakpastian Brexit, naik 0,7 persen ke level $ 1,2706, dibantu oleh dolar yang lebih lemah dan konfirmasi Perdana Menteri Inggris Theresa May akan meminta persetujuan parlemen untuk kesepakatan Brexit yang banyak dikritik pada pertengahan Januari nanti. (Sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Dolar AS sedikit melemah secara keseluruhan pada perdagangan Jumat, membalikkan pergerakan yang lebih tinggi pada hari sebelumnya yang telah menghentikan penurunan beruntun empat hari dan meninggalkan...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.