DJIA23677.30
LIVE84.32(0.36%)
NDX6491.52
LIVE43.13(0.67%)

Dolar AS berjuang seiring imbal hasil AS yang lebih rendah dan Fed


Friday, 7 December 2018 09:15 WIB

DOLLARDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_Dolar-AS-Menguat-Kembali-terhadap-Rupiah.jpg

Dolar berjuang untuk pulih terhadap rival utamanya di perdagangan Asia hari Jumat, tertatih-tatih oleh spekulasi baru dari jeda dalam siklus pengetatan Federal Reserve, mungkin segera setelah kenaikan suku bunga yang sangat diharapkan akhir bulan ini.

Perhatian khusus untuk bulls dolar adalah penurunan tajam baru-baru ini dalam imbal hasil treasury AS, dengan inversi kurva yield menandakan perlambatan ekonomi yang tajam atau bahkan resesi sedang di jalan.

Investor sekarang sedang menunggu rilis gaji non-pertanian AS untuk bulan November untuk mengukur pertumbuhan upah dan kekuatan pasar tenaga kerja.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama, pada dasarnya datar di 96,804 di awal perdagangan.

Indeks melemah 0,3% selama sesi sebelumnya, ditutup pada level terendah satu minggu dan turun 0,9% dari level tertinggi 17 bulan yang disentuh pada 12 November.

Yield Treasury acuan 10-tahun AS terakhir berada di 2,896 persen setelah turun ke level terendah sejak akhir Agustus semalam.

Pada hari Jumat, dolar naik sedikit terhadap euro serta yen Jepang, diperdagangkan di level $ 1,1373 dan ¥ 112,70 per dolar, masing-masing.

Dolar Australia melemah 0,1 persen ke level $ 0,7230, berada di dekat palung tiga minggu 0,7192 yang dijejaki hari Kamis. (Sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.