DJIA26559.54
LIVE0(0.00%)
NDX7689.72
LIVE0(0.00%)

Sterling naik terkait survei konstruksi dan pembicaraan Brexit


Tuesday, 3 July 2018 23:11 WIB

poundSterling,Poundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_11Apound-notes.jpg

Pound naik pada hari Selasa seiring risk appetite rebound dan survei yang menunjukkan pertumbuhan yang layak di industri konstruksi Inggris memberikan sedikit kelonggaran dari kesuraman baru-baru ini tentang kemajuan pembicaraan Brexit.

Komentar bank sentral China tentang menjaga yuan stabil, serta pergerakan lebih tinggi untuk aset seperti saham, meningkatkan mata uang di seluruh papan termasuk sterling.

Mata uang Inggris bertambah 0,4 persen terhadap dolar ke level setinggi $ 1,3207, menjauhi level 2018 terendah yang dicapai minggu lalu di level $ 1,3050. Mata uang tersebut kemudian memberikan beberapa keuntungan untuk diperdagangkan di level $ 1,3180 pada pukul 15:10 GMT.

Indeks Pembelian Manajer Konstruksi (PMI) meningkat menjadi 53,1 pada Juni dari 52,5 Mei, lebih baik dari perkiraan dan laju pertumbuhan tercepat dalam tujuh bulan. Itu adalah bulan ketiga berturut-turut sektor ini tumbuh setelah berkontraksi pada bulan Maret.

Versus euro, sterling menguat 0,2 persen ke level 88,40 pence.

Sterling telah berjuang dalam beberapa pekan terakhir pada kekhawatiran tentang apakah Inggris dapat mengamankan kesepakatan dengan Uni Eropa sebelum meninggalkan blok tersebut pada bulan Maret mendatang membebani mata uang. (sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Dolar AS melonjak terhadap para pesaingnya pada Kamis karena sebagian besar data ekonomi optimis menunjukkan kekuatan di ekonomi yang mendasarinya Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap se...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.