DJIA25444.34
LIVE64.89(0.26%)
NDX7107.23
LIVE-8.86(-0.12%)

Euro belum terpengaruh Italia, dolar AS dekati lima bulan tertinggi


Wednesday, 16 May 2018 15:39 WIB

DOLLAR Yen EuroDolar ASAussiepoundFranc Swiss


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_frxr.gif

Euro mengabaikan laporan bahwa kemungkinan pemerintah Italia di masa depan akan meminta pengampunan utang dari Bank Sentral Eropa sementara dolar bertahan di dekat level tertinggi lima bulan pada hari Rabu dibantu oleh gain jangka panjang yield Treasury AS.

Euro naik 0,1 persen ke level $ 1,1853 setelah menyentuh level $ 1,1815, posisi terlemah sejak akhir Desember.

Indeks dolar versus sekeranjang enam mata uang utama berdiri di level 93.240 setelah rally ke level 93.457 semalam, tingkat tertinggi sejak 22 Desember. Itu 0,03 persen lebih rendah dari level hari Selasa.

Mata uang AS telah gain sejak pertengahan April dan mencakar balik sebagian besar kerugian 2018 nya setelah penilaian ulang jalur kebijakan moneter AS versus negara lain.

Pergerakan oleh China dan Amerika Serikat untuk menghindari perang dagang besar-besaran telah memungkinkan investor untuk fokus pada gain yield yang dinikmati Amerika Serikat di atas negara lain.

Rally dolar terhenti minggu lalu setelah data inflasi AS bulan April yang lebih lemah dari perkiraan tetapi terangkat pada hari Selasa ketika jumlah belanja konsumen AS yang kuat mengirim yield Treasury 10-tahun melonjak ke puncak tujuh tahun tertingi di 3,095 persen.

Swiss franc memperpanjang kenaikannya terhadap euro pada hari Rabu dan naik 0,2 persen ke level 1,1838 franc.

Dolar Australia bertambah 0,3 persen ke level $ 0,7491 setelah meluncur 0,7 persen semalam.

Pound melemah ke level $ 1,3501 setelah tergelincir ke $ 1,3452 pada hari Selasa, terendah sejak 29 Desember. (sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.