DJIA26559.54
LIVE0(0.00%)
NDX7689.72
LIVE0(0.00%)

Sterling pulihkan penurunan setelah rilis data tenaga kerja Inggris


Tuesday, 15 May 2018 17:15 WIB

poundSterling,Poundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_Pound-coin-008.jpg

Sterling naik tipis terhadap dolar pada hari Selasa setelah data menunjukkan pekerjaan di Inggris meningkat meskipun pertumbuhan upah belum naik tajam, peningkatan yang analis katakan tidak mungkin akan mengubah prospek kenaikan suku bunga segera Bank of England.

Pedagang mengawasi data pengangguran dan upah hari Selasa untuk tanda-tanda apakah inflasi tersuapi pertumbuhan upah yang lebih tinggi, prasyarat yang mungkin dibutuhkan untuk kenaikan suku bunga.

Data menunjukkan pertumbuhan tahunan dalam pendapatan, tidak termasuk bonus, naik hingga 2,9 persen dalam tiga bulan hingga Maret, seperti yang diantisipasi dalam jajak pendapat Reuters, setelah naik 2,8 persen pada Februari.

BoE mempertahankan suku bunga stabil minggu lalu dan memangkas proyeksi pertumbuhannya karena data ekonomi yang lemah, mengirim sterling ke level terendah empat bulan terhadap dolar.

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada bulan Agustus saat ini mendekati 50 persen dibandingkan dengan hampir 60 persen pada awal pekan lalu.

Pound naik 0,2 persen setelah rilis data untuk diperdagangkan datar di level $ 1,3545. Mata uang tersebut juga diperdagangkan flat versus euro di level 88,01 setelah melemah sebelum rilis data. (Sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Dolar AS melonjak terhadap para pesaingnya pada Kamis karena sebagian besar data ekonomi optimis menunjukkan kekuatan di ekonomi yang mendasarinya Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap se...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.