DJIA26548.22
LIVE-179.32(-0.67%)
NDX7591.54
LIVE-131.48(-1.70%)

Pound Tergelincir dari Level Tertinggi Post-Brexit terkait Data Upah


Tuesday, 17 April 2018 16:59 WIB

poundSterling,Poundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY_pounds126.jpg

Pound menjadi mata uang besar yang berkinerja terbaik tahun ini, tetapi kekuatannya terbukti rentan terhadap data ekonomi minggu ini.

Sterling menghapus gain pada hari Selasa seiring pertumbuhan upah Inggri tidak sekuat yang diharapkan, setelah menyentuh level tertinggi sejak Inggris memilih untuk meninggalkan Uni Eropa. Mata uang ini mungkin akan menjadi lebih sensitif terhadap data ekonomi lainnya, setelah reli yang didorong oleh taruhan pada kenaikan suku bunga Bank of England, pelemahan dolar dan aliran musiman yang secara tradisional terlihat di bulan April.

Perkiraan pasar untuk kenaikan suku bunga Bank of England pada Mei sedikit turun menjadi 84 persen setelah rilis data tenaga kerja. Rata-rata pertumbuhan upah mingguan Inggris berada di 2,8 persen dalam tiga bulan hingga Februari, dibandingkan dengan 3,0 persen yang diperkirakan oleh survei Bloomberg terhadap para ekonom. Pedagang selanjutnya akan mengawasi data inflasi pada hari Rabu, dengan kenaikan harga konsumen tahunan terlihat stabil di 2,7 persen pada bulan Maret.

Pound tergelincir 0,1 persen ke level $ 1,4323 pada pukul 10:31 pagi waktu London, setelah menyentuh level $ 1,4377 sebelumnya, posisi tertinggi sejak 24 Juni 2016. Mata uang ini telah naik 6 persen terhadap dolar sejauh ini pada tahun ini. (sdm)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Sementara kekhawatiran baru Brexit tanpa kesepakatan dan pidato Fed yang kurang dovish menyeret pasangan GBP/USD kembali dari tertinggi sebulan, Cable sedikit berubah di dekat 1,2690 pada awal Rabu. ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.