DJIA24463.11
LIVE-201.78(-0.82%)
NDX6673.66
LIVE-101.23(-1.49%)

Sterling naik meski intervensi Suriah seiring investor berfokus ke data ekonomi


Monday, 16 April 2018 15:52 WIB

poundSterling,Poundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_GBPfocus.jpg

Pound menguat pada hari Senin meskipun intervensi militer Inggris di Suriah, seiring investor berfokus pada data yang dapat membantu menopang ekspektasi kenaikan suku bunga pada bulan Mei.

Inggris menyerang Suriah dengan rudal jelajah pada Sabtu dalam serangan bersama sekutu Barat, yang menargetkan fasilitas senjata kimia Suriah. Namun aksi militer itu tampaknya tidak merusak selera risiko karena imbal hasil obligasi naik dan dolar jatuh.

Sterling pada hari Senin naik 0,1 persen ke level $ 1,4250, melanjutkan reli dua minggu terhadap dolar yang pada hari Jumat membuat pound melampaui level tinggi pasca referendum -Brexit terbaru.

Data tentang pengangguran Inggris, upah dan angka inflasi akan dirilis minggu ini.

Pasar mengharapkan Bank of England menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin bulan depan seiring mereka mencoba untuk mengekang inflasi dan dengan risiko terkait Brexit telah mereda untuk saat ini dan data upah masih menunjuk pergerakan ke atas.

Terhadap euro, sterling melemah 0,1% ke level 86,69 pence per euro, tetapi tetap berada di level tertinggi terhadap mata uang tunggal itu sejak akhir Mei 2017. (sdm)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Dolar memperpanjang kenaikan mingguannya seiring imbal hasil Treasury AS stabil, meskipun mereka tetap di jalur untuk lonjakan lima hari terbesar sejak Februari. Saham di Eropa berfluktuasi di tengah ...
  • Mata uang tunggal ini tetap rentan pada akhir minggu dan sekarang membawa EUR/USD ke sekitar posisi terendah sesi di sekitar 1,2340. Pasangan ini terlihat rapuh pada hari Jumat ditengah berlanjutnya ...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.