DJIA23358.24
LIVE-99.29(-0.42%)
NDX6314.51
LIVE-24.63(-0.39%)

Inflasi Inggris Tak Diduga Bertahan di 3 Persen, Pound Merosot Untuk Hari Kedua


Tuesday, 14 November 2017 17:32 WIB

poundPoundsterling


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_GBPfocus.jpg

Pound turun untuk hari kedua karena data menunjukkan bahwa inflasi harga konsumen tahunan Inggris bertahan di bulan Oktober, meleset dari perkiraan analis untuk sebuah akselerasi.

Sterling melemah terhadap sebagian besar mata uang utama setelah Kantor Statistik Nasional mengatakan bahwa harga konsumen naik 3 persen bulan lalu dari tahun sebelumnya, bertahan pada level tertinggi 5 1/2 tahun. Itu berada di bawah perkiraan rata-rata 3,1 persen di antara para ekonom dalam survei Bloomberg dan berarti Gubernur BOE Mark Carney telah diharuskan menulis surat kepada Kanselir Exchequer Philip Hammond untuk menjelaskan mengapa inflasi lebih dari satu persen di atas target 2 persen. BOE menaikkan suku bunga utamanya untuk pertama kalinya dalam lebih dari 10 tahun terakhir pada 2 November.

Pound turun 0,1 persen menjadi $1,3097 pada pukul 10:12 pagi di London, setelah turun 0,6 persen pada Senin kemarin. Sterling melemah 0,5 persen menjadi 89,43 pence per euro. Imbal hasil obligasi 10 tahun pemerintah Inggris sedikit berubah di 1,33 persen. 9frk)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.