DJIA22296.09
LIVE-53.50(-0.24%)
NDX5867.35
LIVE-64.97(-1.10%)

Dolar AS naik terhadap yen; sterling di level tertinggi 2017 tinggi pada prospek kenaikan suku bunga


Wednesday, 13 September 2017 02:48 WIB

DOLLARDolar AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_CURRENCY2_USDJPY.jpg

Dolar AS bergerak variatif terhadap rerkan-rekannya pada hari Selasa, menguat terhadap yen Jepang, namun melemah terhadap pound Inggris menyusul laporan inflasi Inggris yang lebih tinggi dari perkiraan.

Sterling menyentuh level tertingginya terhadap greenback tahun ini setelah pembacaan inflasi yang lebih kuat dari perkiraan menaikkan prospek kenaikan suku bunga Bank of England.

Indeks ICE U.S. Dollar index yang mengukur buck terhadap enam mata uang utama bergerak datar di 91.905. Indeks Dolar WSJ yang mengukur kinerja dolar secara lebih luas, juga sedikit berubah pada 85,11.

Penggerak terbesar pada hari Selasa yakni sterling yang melaju hingga $ 1,3257, dan menguat ke level tertinggi intraday di level $ 1,3283, setelah Kantor Statistik Nasional Inggris mengatakan inflasi naik menjadi 2,9% pada bulan Agustus. Itu melebihi pembacaan 2,8% yang diperkirakan dalam survei analis FactSet.

Di tempat lain di pasar mata uang, euro kembali menguat terhadap dolar yang menghapus kerugian sebelumnya. Selasa sore, euro berada di level $ 1,1971, naik dari $ 1,1953 pada akhir Senin di New York.

Terhadap mitra Swiss-nya, dolar menguat 0,9607 franc, naik dari 0,9562. Terhadap mata uang Jepang, dolar diperdagangkan di level ¥ 110,08, lebih tinggi dari pada Senin lalu di level ¥ 109,39. (sdm)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

  • Euro melemah terhadap dolar pada hari Senin seiring investor menilai hasil pemilu Jerman, yang menghasilkan kemenangan bagi aliansi konservatif Kanselir Angela Merkel, meski dengan penurunan tajam dal...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.