DJIA22393.39
LIVE65.91(0.30%)
NDX7963.47
LIVE74.46(0.94%)

Minyak Kembali Turun Saat Pasokan AS Berkembang, Virus Asia Mengancam Permintaan


Thursday, 30 January 2020 19:09 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_UzXV5FbCaF.jpg

Minyak kembali menurun karena lonjakan terbesar dalam stok minyak mentah AS dalam hampir tiga bulan menambah kekhawatiran atas permintaan di pasar yang sudah berkutat dengan virus corona yang menyebar di China.

Minyak berjangka kehilangan sebanyak 2% di New York, diperdagangkan di dekat level terendah tiga bulan di atas $ 52 per barel yang dicapai awal pekan ini. Persediaan AS naik 3,5 juta barel pekan lalu, menambah kekhawatiran bahwa pasar global segera menghadapi kelebihan pasokan yang baru. Maskapai penerbangan di seluruh dunia menangguhkan penerbangan ke China saat jumlah korban dari virus mencapai 170, dengan pertemuan Organisasi Kesehatan Dunia untuk mempertimbangkan mengeluarkan alarm global.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret turun $ 1,01 ke $ 52,32 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 11:12 pagi di London. Brent untuk penyelesaian Maret turun 1,2% menjadi $ 58,55 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange setelah naik 0,5% di sesi sebelumnya.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.