DJIA21636.78
LIVE-915.39(-4.06%)
NDX7588.37
LIVE-308.76(-3.91%)

Minyak Bersiap untuk Penurunan Mingguan saat Virus Asia Menambah Keprihatinan


Friday, 24 January 2020 18:37 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_00il.jpeg

Minyak menuju penurunan 5% minggu ini di tengah kekhawatiran bahwa virus corona China akan mengikis permintaan bahan bakar seperti pasar yang bejuang dengan ekonomi dunia yang rapuh dan pasokan yang memadai.

Minyak berjangka bertahan di atas $ 55 per barel di New York, didukung oleh penurunan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS dan krisis politik di Libya yang telah menghentikan ekspor minyak anggota OPEC. Namun tanda-tanda pasokan yang lebih ketat memudar terhadap penilaian Badan Energi Internasional bahwa "dunia dibanjiri dengan minyak," sebuah surplus yang bisa tumbuh jika wabah virus itu mengenai konsumsi bahan bakar jet di Cina, importir minyak terbesar di dunia.

Kontrak berjangka West Texas Intermediate untuk pengiriman Maret merosot 16 sen menjadi $ 55,43 per barel di New York Mercantile Exchange pada 10:31 pagi di London. Harga siap untuk penurunan mingguan ketiga setelah ditutup pada level terendah sejak 29 November pada hari Kamis. Minyak mentah Brent turun 23 sen menjadi $ 61,81, dan juga bersiapn untuk penurunan mingguan ketiga.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.