DJIA23218.36
LIVE564.50(2.49%)
NDX8179.26
LIVE129.95(1.61%)

Harga Minyak Turun Terkait Kekhawatiran Kesepakatan Perdagangan AS dan Cina


Wednesday, 15 January 2020 09:47 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_00.jpg

Harga minyak turun pada hari Rabu di tengah kekhawatiran bahwa kesepakatan perdagangan Fase 1 yang tertunda antara Amerika Serikat dan China, pengguna minyak mentah terbesar di dunia, mungkin tidak mengarah pada permintaan bahan bakar yang lebih besar karena AS berniat untuk menjaga tarif barang-barang China tetap berlaku.

Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengatakan pada Selasa malam bahwa tarif akan tetap bahkan ketika kesepakatan perdagangan akan ditandatangani pada hari Rabu. Itu bisa meredam pertumbuhan permintaan minyak China dengan membatasi aksesnya ke mitra dagang terbesar keduanya. Permintaan Cina telah menjadi pendorong utama pertumbuhan konsumsi bahan bakar global.

Kekhawatiran tentang peningkatan pasokan juga menekan harga setelah sebuah laporan pemerintah pada hari Selasa mengatakan bahwa produksi dari AS, yang saat ini merupakan produsen terbesar di dunia, akan meningkat pada tahun 2020 lebih banyak dari perkiraan sebelumnya. Selain itu sebuah laporan industri pada Selasa malam mengatakan persediaan minyak mentah AS meningkat pekan lalu.

Minyak mentah Brent turun 21 sen, atau 0,3%, pada $ 64,28 per barel pada 0206 GMT. Minyak mentah West Texas Intermediate berjangka AS turun 23 sen, atau 0,4%, menjadi $ 58,00 per barel.(mrv)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Pasar minyak naik lebih tinggi pada hari Rabu menjelang pembaruan mingguan pada persediaan minyak AS, dengan investor merasa yakin bahwa produsen minyak utama dunia akan setuju untuk memangkas produks...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.