DJIA27910.35
LIVE28.63(0.10%)
NDX8402.61
LIVE48.32(0.58%)

Minyak Jatuh Hari Ketiga Pasca Trump Meredam Optimisme Kesepakatan Dagang


Wednesday, 13 November 2019 09:13 WIB

Minyak WTIMinyak jenis Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_Oil-Reuters-2-3.jpg

Minyak turun untuk hari ketiganya karena Presiden Donald Trump gagal memberikan rincian baru mengenai kemajuan menuju kesepakatan perdagangan AS-China.

Minyak berjangka turun sebanyak 0,4% di New York setelah turun 0,8% selama dua sesi sebelumnya. Fase satu dari perjanjian perdagangan dapat segera terealisasi, tetapi AS akan secara substansial menaikkan tarif jika kesepakatan tidak dapat dicapai, ungkap Trump dalam pidatonya di Economic Club of New York. Persediaan minyak mentah Amerika diperkirakan naik 1,5 juta barel pekan lalu, menurut survei Bloomberg, menambah kekhawatiran atas kelebihan pasokan yang membayangi.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Desember turun 17 sen, atau 0,3%, menjadi $ 56,63 per barel di New York Mercantile Exchange pada 9:54 pagi di Singapura. Ini menetap 0,1% lebih rendah pada hari Selasa setelah berayun antara keuntungan dan kerugian sebelumnya.

Jenis Brent untuk pengiriman Januari turun 20 sen, atau 0,3%, menjadi $ 61,86 di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Acuan minyak mentah global diperdagangkan lebih tinggi sebesar $5,19 dibandingkan WTI untuk bulan yang sama.(yds)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.