DJIA28015.06
LIVE337.27(1.22%)
NDX8397.37
LIVE88.97(1.07%)

Minyak Melemah Seiring Optimisme Perdagangan Meningkat


Monday, 14 October 2019 09:16 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_falling-oil-prices.jpg

Minyak turun setelah keuntungan terbesar dalam hampir sebulan pada hari Jumat di tengah tanda-tanda investor ragu-ragu bahwa kemajuan dalam pembicaraan perdagangan AS-China akan mengarah pada pemulihan permintaan yang cepat.

Futures di New York turun sebanyak 0,7% setelah ditutup naik 2,2% di sesi sebelumnya. Washington dan Beijing mencapai sebagian kesepakatan perdagangan pekan lalu, dan bertujuan untuk kesepakatan yang lebih komprehensif sebelum akhir tahun. Sebuah serangan terhadap sebuah kapal tanker minyak mentah Iran di Laut Merah pada hari Jumat juga meningkatkan ketegangan di Timur Tengah dan berkontribusi pada kenaikan harga.

Minyak mentah WTI untuk pengiriman November turun 24 sen, atau 0,4%, menjadi $ 54,46 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:52 pagi waktu Singapura. Naik $ 1,15 pada hari Jumat, mengakhiri kenaikan mingguan 3,6%.

Minyak mentah Brent untuk penyelesaian Desember turun 25, atau 0,4%, sen menjadi $ 60,26 per barel di ICE Futures Europe Exchange setelah naik 2,4% pada hari Jumat. Minyak Acuan global diperdagangkan dengan premi $ 5,75 untuk WTI untuk bulan yang sama. (Tgh)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.