DJIA21636.78
LIVE-915.39(-4.06%)
NDX7588.37
LIVE-308.76(-3.91%)

Minyak berjangka berakhir melemah ditengah kekhawatiran permintaan energi


Wednesday, 2 October 2019 02:11 WIB

Minyak WTIMinyak Mentah


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_ab256_Brent-crude-oil-price-hangs-onto-early-new-year-gains-nears-113-a-barrel.jpg

Minyak berjangka berakhir dengan kerugian pada hari Selasa, seiring penurunan aktivitas manufaktur AS memberi kekhawatiran atas perlambatan permintaan energi.

Sementara itu, Ekuador mengumumkan rencananya pada Selasa untuk meninggalkan Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak pada 1 Januari 2020 ketika pemerintahnya mencari cara untuk meningkatkan pendapatan. "Ini bukan jumlah minyak yang luar biasa yang mereka hasilkan, tetapi mereka tidak ingin tangan mereka terikat pada perjanjian produksi [OPEC]," kata Tariq Zahir, anggota pengelola Tyche Capital Advisors.

Minyak mentah November West Texas Intermediate turun 45 sen, atau 0,8%, berakhir pada $ 53,62 per barel di New York Mercantile Exchange. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.