DJIA27909.60
LIVE-105.46(-0.38%)
NDX8362.74
LIVE-34.63(-0.41%)

Minyak turun pasca Arab Saudi menyatakan gencatan senjata dengan Yaman


Friday, 27 September 2019 19:20 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_121will-peak-oil-save-planet_44.jpg

Harga minyak jatuh pada Jumat, lanjutkan penurunan setelah Arab Saudi menyatakan gencatan senjata sebagian dalam konfliknya dengan Yaman, yang berpotensi meredakan kekhawatiran geopolitik di kawasan itu.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman November turun 58 sen, atau 1%, menjadi $ 55,83 per barel, sementara November, minyak mentah Brent acuan global, turun 73 sen, atau 1,2%, menjadi $ 61,01 per barel.

The Wall Street Journal melaporkan bahwa Arab Saudi telah bergerak untuk memberlakukan gencatan senjata sebagian di Yaman yang dilanda perang ketika Riyadh dan gerilyawan Houthi berusaha untuk mengakhiri perang empat tahun yang menjadi titik terang dalam konfrontasi regional dengan Iran.

Para pemimpin Houthi pada awalnya mengklaim bertanggung jawab atas serangan 14 September terhadap fasilitas produksi yang membuat sekitar 5 juta barel per hari dari produksi minyak mentah Saudi offline, untuk sementara membuat minyak melonjak awal bulan ini. Tetapi pejabat Saudi, AS dan Eropa telah menyalahkan Iran atas serangan itu, menuduh bahwa klaim Houthi adalah upaya untuk mengalihkan peran negara dalam serangan itu, catat Journal. (Tgh)

Sumber: MarketWatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.