DJIA27025.88
LIVE23.90(0.09%)
NDX7942.14
LIVE21.93(0.28%)

Minyak menuju penurunan mingguan seiring kelebihan pasokan membayangi


Friday, 13 September 2019 08:24 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_00.jpg

Minyak menuju penurunan mingguan terbesar dalam hampir dua bulan seiring Badan Energi Internasional memperingatkan pasokan yang membayangi, sementara OPEC dan sekutunya mendesak anggotanya untuk mempertahankan, daripada memperdalam penurunan produksi.

Minyak berjangka sedikit lebih rendah di New York dan turun 2,8% untuk pekan ini. OPEC + menghadapi tantangan signifikan dalam mengelola pasar pada tahun 2020 ketika produksi melonjak dari pesaing mereka, menurut IEA. Sementara Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak tidak membahas pendalaman pembatasan di Abu Dhabi, pada Kamis, mereka memberi tekanan pada anggota untuk menerapkan pemangkasan yang dijanjikan.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober kehilangan 12 sen, atau 0,2%, menjadi $ 54,97 per barel di New York Mercantile Exchange pukul 9:06 pagi waktu Singapura. Kontrak turun 66 sen menjadi $ 55,09 pada hari Kamis.

Brent untuk penyelesaian November turun 15 sen, atau 0,3%, menjadi $ 60,23 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Kontrak turun 2,2% pekan ini. Acuan global diperdagangkan dengan premi $ 5,30 ke WTI untuk bulan yang sama. (Tgh)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Laporan mingguan yang dirilis oleh Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS meningkat 9,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Oktober, di...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.