DJIA26770.20
LIVE-255.68(-0.95%)
NDX7868.49
LIVE-73.65(-0.93%)

Harga Minyak Menguat Seiring Penundaan Tarif China


Thursday, 12 September 2019 08:31 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_Equity-World-Surabaya-Irak-dapat-mempertimbangkan-lindung-nilai-produksi-minyak-mentah.jpg

Donald Trump membangkitkan pasar minyak lagi sebagai langkah untuk menunda kenaikan tarif berikutnya pada China mendorong harga lebih tinggi setelah mereka jatuh pada tanda-tanda bersiap untuk mengurangi sanksi terhadap produsen top Iran.

Minyak Berjangka menambahkan 0,9% di New York setelah jatuh 2,9% pada hari Rabu, penurunan terbesar dalam empat minggu. Trump mengatakan ia menunda pengenaan tarif tambahan pada barang-barang Cina dua minggu, menawarkan secercah harapan untuk permintaan global. Presiden AS membahas hukuman moderat terhadap Iran di Kantor Oval pada hari Senin untuk membantu mengamankan pertemuan dengan rekannya Hassan Rouhani akhir bulan ini, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Oktober naik 51 sen menjadi $ 56,26 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:05 pagi waktu Singapura. Kontrak jatuh $ 1,65 ke $ 55,75 pada hari Rabu, terendah sejak 3 September.

Minyak mentah Brent untuk penyelesaian November naik 46 sen, atau 0,8%, menjadi $ 61,27 per barel di ICE Futures Europe Exchange. Kontrak menurun $ 1,57 menjadi $ 60,81 pada hari Rabu. Acuan global diperdagangkan dengan premi $ 5,10 untuk WTI untuk bulan yang sama. (Tgh)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Laporan mingguan yang dirilis oleh Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS meningkat 9,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Oktober, di...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.