DJIA28015.06
LIVE337.27(1.22%)
NDX8397.37
LIVE88.97(1.07%)

Minyak Tahan Penurunan Terkait Pesimisme Perang Dagang


Wednesday, 4 September 2019 09:07 WIB

Minyak WTI


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_crude-oil-copy.jpg01-770x433.jpg

Minyak menahan penurunannya setelah kontraksi mendadak di bidang manufaktur Amerika serta peringatan dari Presiden Donald Trump menyoroti dampak dan perang dagang AS-China.

Minyak berjangka di New York naik tipis setelah ditutup 2,1% lebih rendah pada hari Selasa. Indek manufaktur utama AS turun di bawah 50 untuk pertama kalinya sejak 2016, menambah kekhawatiran ekonomi terbesar di dunia tersebut mungkin menuju resesi. Cuitan Trump bahwa China akan memiliki waktu yang lebih sulit untuk mengamankan kesepakatan perdagangan jika negara Asia menunggu sampai ia memenangkan pemilihan presiden AS tahun 2020.

WTI untuk pengiriman Oktober naik 29 sen, atau 0,5%, menjadi $ 54,23 per barel di New York Mercantile Exchange pada 9:56 di Singapura. Kontrak tersebut turun $ 1,16 selama dua hari sebelumnya. Tidak ada harga penyelesaian pada hari Senin karena libur Hari Buruh di AS.(yds)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.