DJIA27025.88
LIVE23.90(0.09%)
NDX7942.14
LIVE21.93(0.28%)

Minyak Lanjutkan Penurunan Seiring Perang Dagang AS-China Tingkatkan Kekhawatiran Permintaan


Monday, 5 August 2019 18:40 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_oil-555x416.jpg

Minyak berjangka melanjutkan penurunannya pada Senin, mengikuti kerugian yang menembus pasar keuangan yang lebih luas karena kekhawatiran akan perang dagang yang berkepanjangan dan risiko terhadap permintaan minyak global telah dihidupkan kembali dalam beberapa hari terakhir.

Pekan lalu, minyak acuan AS mengalami penurunan satu hari terbesar dalam lebih dari empat tahun dan berakhir lebih rendah untuk mingguan setelah Presiden Donald Trump bergerak untuk mengenakan tarif impor tambahan untuk barang-barang Cina dan Cina berjanji akan membalas untuk barang-barang lainnya.

Senin pagi, minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman September turun 47 sen, atau 0,8%, menjadi $ 55,19 per barel di New York Mercantile Exchange. Rebound di Jumat memulihkan sebagian dari penurunan 7,9% dari Kamis. Tetapi kontrak bulan depan masih mengalami kerugian mingguan 1% minggu lalu, menurut Dow Jones Market Data, karena penurunan WTI pada hari Kamis menandai penurunan persentase terbesar untuk kontrak bulan depan sejak 4 Februari 2015 dan penyelesaian pada $ 53,95 hari itu adalah yang terendah sejak 19 Juni, menurut Dow Jones Market Data.

Minyak mentah acuan global Brent Oktober, turun 72 sen, atau 1,2%, menjadi $ 61,38 per barel di ICE Europe. Kerugiannya dibesarkan oleh penurunan 7% Kamis, kontrak berakhir 2,3% lebih rendah untuk minggu lalu.(mrv)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

  • Laporan mingguan yang dirilis oleh Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS meningkat 9,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Oktober, di...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.