DJIA21052.53
LIVE-360.91(-1.69%)
NDX7528.11
LIVE-107.55(-1.41%)

Harga Minyak Turun Pasca Pertemuan Kesepakatan Nuklir Iran


Monday, 29 July 2019 18:30 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_Crude-oil-777x437.jpg

Harga minyak diperdagangkan lebih rendah pada hari Senin setelah pertemuan darurat di Wina mengenai kepatuhan nuklir Iran dan kekhawatiran atas melemahnya permintaan yang menekan bull.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate yang diperdagangkan di New York turun 15 sen, atau 0,3%, menjadi $ 56,05 per barel pada pukul 07:00 ET (11:00 GMT), sementara minyak mentah Brent berjangka, minyak acuan untuk harga minyak di luar AS, turun 32 sen sen, atau 0,5%, menjadi $ 63,05.

Negosiator senior Iran Abbas Araqchi menyebut diskusi dengan pihak-pihak yang terlibat dalam kesepakatan nuklir 2015 "berguna" dan mengatakan bahwa ada "banyak komitmen" setelah diskusi yang "baik".

Namun Araqchi mengatakan bahwa masih ada masalah yang belum terselesaikan dan Teheran akan terus mengurangi komitmen nuklir jika Eropa gagal menyelamatkan perjanjian yang dimana AS telah menarik diri.(mrv)

Sumber: Investing.com


RELATED NEWS

  • Minyak berjangka naik pada hari Jumat, dengan harga AS menghitung kenaikan mingguan hampir 32%. Harga lanjutkan reli hari Kamis mereka di tengah meningkatnya harapan bahwa produsen minyak utama akan m...
  • Minyak mentah berjangka AS dibuka 5% lebih tinggi pada Kamis ini, membalikkan penurunan pada hari Rabu, meskipun meningkatnya kekhawatiran mengenai depresi ekonomi yang membayangi karena pandemi coron...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.