DJIA21636.78
LIVE-915.39(-4.06%)
NDX7588.37
LIVE-308.76(-3.91%)

Harga Minyak Lanjutkan Gain Di Tengah Ketegangan Timur Tengah


Friday, 21 June 2019 09:07 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_North-Sea-Brent-crude-oil-008.jpg

Harga minyak naik pada hari Jumat, dengan minyak mentah Brent menuju kenaikan mingguan pertama dalam lima minggu terkait ketegangan di Timur Tengah setelah Iran menembak jatuh drone militer AS dan pada harapan untuk penurunan suku bunga AS yang dapat mendorong pertumbuhan global.

Sementara Presiden AS Donald Trump mengecilkan penghancuran drone, ketegangan tetap tinggi setelah insiden terbaru di Teluk, yang diikuti serangan tanker pekan lalu yang menimbulkan kekhawatiran tentang pasokan minyak penting yang terganggu.

Gambaran sisi permintaan juga telah membaik, dengan harapan bahwa Federal Reserve AS akan memangkas suku bunga pada pertemuan berikutnya dan dengan rencana oleh Beijing dan Washington untuk melanjutkan pembicaraan untuk menyelesaikan perang dagang yang telah menyentuh prospek pertumbuhan ekonomi.

Minyak mentah Brent naik 39 sen, atau 0,6%, pada $ 64,84 per barel pada 0034 GMT. Minyak acuan global naik 4,3% pada hari Kamis dan menuju kenaikan mingguan lebih dari 4% pasca empat minggu penurunan.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 32 sen, atau 0,6%, menjadi $ 57,39 per barel. Minyak mentah acuan AS naik 5,4% pada hari Kamis dan berada di jalur untuk kenaikan hampir 10% minggu ini.(mrv)


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.