DJIA21052.53
LIVE-360.91(-1.69%)
NDX7528.11
LIVE-107.55(-1.41%)

Minyak Lanjutkan Gain Di Tengah Ketegangan Timur Tengah, Kesepakatan Perdagangan AS-China


Wednesday, 19 June 2019 08:21 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_11OILharga-minyak-dunia-melonjak-terimbas-kebakaran-besar-di-kanada-c9X.jpg

Harga minyak naik pada hari Rabu, memperpanjang kenaikan tajam dari sesi sebelumnya karena hidupnya kembali harapan untuk kesepakatan perdagangan AS-China dan pada ketegangan lanjutan di Timur Tengah setelah serangan kapal tanker di sana minggu lalu.

Minyak mentah berjangka Brent naik 34 sen, atau 0,6%, ke $ 62,48 per barel pada 0028 GMT. Harga tersebut naik 2% pada hari Selasa.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS naik 44 sen, atau 0,8%, menjadi $ 54,34 per barel. Minyak mentah acuan AS naik 3,8% di sesi terakhir.

Dalam sebuah postingan di Twitter, Presiden AS Donald Trump mengatakan persiapan segera dimulai baginya untuk bertemu dengan Presiden Cina Xi Jinping di KTT G20 di Osaka minggu depan.

Itu terjadi setelah pembicaraan untuk mencapai kesepakatan luas tentang perdagangan antara Amerika Serikat dan China macet bulan lalu setelah Washington menuduh China mundur dari komitmen yang telah disepakati sebelumnya.(mrv)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

  • Minyak berjangka naik pada hari Jumat, dengan harga AS menghitung kenaikan mingguan hampir 32%. Harga lanjutkan reli hari Kamis mereka di tengah meningkatnya harapan bahwa produsen minyak utama akan m...
  • Minyak mentah berjangka AS dibuka 5% lebih tinggi pada Kamis ini, membalikkan penurunan pada hari Rabu, meskipun meningkatnya kekhawatiran mengenai depresi ekonomi yang membayangi karena pandemi coron...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.