DJIA28015.06
LIVE337.27(1.22%)
NDX8397.37
LIVE88.97(1.07%)

Minyak Menguat Terkait Ketegangan Pasca Serangan Tanker di Timur Tengah


Monday, 17 June 2019 08:30 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_11OPEC-sees-short-term-balance-in-US-oil-production.jpg

Harga minyak naik pada hari Senin setelah Sekretaris Negara AS Mike Pompeo mengatakan Washington akan mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjamin pelayaran yang aman di Timur Tengah, karena ketegangan meningkat setelah serangan terhadap tanker minggu lalu.

Brent berjangka naik 27 sen, 0,4% menjadi $ 62,28 per barel pada 0040 GMT. Naik 1,1% pada hari Jumat.

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS naik 18 sen, atau 0,4%, menjadi $ 52,69 per barel. Naik 0,4% di sesi sebelumnya.

Harga telah melonjak sebanyak 4,5% pada hari Kamis setelah serangan terhadap dua kapal tanker minyak di dekat Iran dan Selat Hormuz.

Ini merupakan kedua kalinya dalam sebulan tanker diserang di zona terpenting dunia untuk pasokan minyak seiring ketegangan yang meningkat antara Amerika Serikat dan Iran. Washington menyalahkan Iran atas serangan Kamis, mendorong penolakan dan kritik dari Teheran.(mrv)

Sumber: Reuters


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.