DJIA27781.96
LIVE-1.63(-0.01%)
NDX8257.83
LIVE-1.98(-0.02%)

Minyak Melonjak Seiring Sinyal Berlanjutnya Pemangkasan Oleh OPEC


Monday, 20 May 2019 08:51 WIB

Minyak WTIMinyak WTI Berjangka


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_Oilrise.jpg

Minyak mengawali pekan dengan kuat setelah Arab Saudi dan anggota OPEC + lainnya mengisyaratkan berniat untuk menjaga pasokan tetap terbatas selama sisa tahun ini, sementara ketegangan anatar AS dengan Iran bergejolak ketika Presiden Donald Trump mengancam negara tersebut dalam sebuah cuitan di twiter.

Meinyak berjangka New York naik sebanyak 1,3%, mengikuti kenaikan 1,8% di pekan lalu. Menteri energi Saudi Khalid Al-Falih mendesak anggota pertemuan aliansi di Jeddah untuk "tetap berada di jalur" pada pemangkasan produksi. Sementara itu, hanya beberapa pekan setelah Amerika meningkatkan tekanan sanksinya terhadap ekspor minyak mentah Iran, Cuitan Trump " Bila Iran Menyerang, Ia Ancam Habisi Iran."

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik sebanyak $1,05 sen menjadi $63,81 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 9:19 pagi di Singapura. Kontrak bertambah 1,8% di pekan lalu, kenaikan mingguan tertajam sejak awal April. Kontrak berakhir setelah perdagangan berakhir Selasa. Kontrak Juli yang lebih aktif diperdagangkan naik hingga $63,96.

Jenis Brent untuk penyelesaian Juli naik $1,07 sen menjadi $73,28 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London. Kontrak bertambah 2,3% pekan lalu. Acuan minyak mentah global diperdagangkan lebih tinggi sebesar $9,50 dibanding WTI untuk bulan yang sama.(yds)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.