DJIA26089.61
LIVE-17.16(-0.07%)
NDX7479.11
LIVE-31.57(-0.42%)

Minyak menguat karena laporan serangan terhadap risiko pasokan Saudi


Wednesday, 15 May 2019 03:03 WIB

Minyak WTIMinyak jenis Brent


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_1200x-1-1-800x533.jpg

Minyak berjangka membukukan kenaikan pada Selasa di tengah laporan serangan terhadap fasilitas utama Saudi, yang membantu meningkatkan kekhawatiran pasokan dan mendorong harga minyak AS untuk menetap lebih tinggi untuk pertama kalinya dalam empat sesi.

Pengekspor minyak utama dunia Arab Saudi mengatakan, drone yang dikemas dengan bahan peledak menyerang dua stasiun pompa milik perusahaan minyak negara Aramco, menurut laporan dari media lokal dan Associated Press.

Arab Saudi mengatakan pesawat tak berawak tersebut menyerang salah satu jaringan pipa minyaknya ketika serangan lain menargetkan infrastruktur energi di tempat lain di negara kerajaan tersebut pada Selasa, tak lama setelah pemberontak Yaman mengklaim serangan pesawat tak berawak terkoordinasi pada kekuatan Sunni.

Minyak mentah Brent, naik $ 1,01, atau 1,4%, menjadi menetap di $ 71,24 per barel di ICE Futures Europe. Penurunan pada hari Senin mengakhiri kemenangan beruntun tiga sesi.

Minyak mentah West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni naik 74 sen, atau 1,2%, menjadi berakhir pada $ 61,78 per barel di New York Mercantile Exchange.

Sumber: Marketwtch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.