DJIA27025.88
LIVE23.90(0.09%)
NDX7942.14
LIVE21.93(0.28%)

Oil Turun Seiring Lonjakan Persediaan Minyak AS Mengimbangi Kekhawatiran Pasokan Global


Wednesday, 1 May 2019 13:15 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_UzXV5FbCaF.jpg

Minyak turun terkait tanda peningkatan tajam dalam persediaan minyak mentah AS dan kekhawatiran atas permintaan mengimbangi kekhawatiran bahwa meningkatnya kekerasan di Venezuela akan memperburuk krisis pasokan global.

Minyak berjangka di New York turun sebanyak 1,2 persen setelah naik 0,7 persen pada Selasa. American Petroleum Institute yang didanai industri melaporkan bahwa stok AS melonjak 6,81 juta barel pekan lalu, jauh lebih besar dari yang diperlihatkan oleh data pemerintah Rabu. Indeks manufaktur di importir minyak mentah utama China jatuh pada bulan April, menyoroti perang perdagangan antara Beijing dan Washington pada ekonomi nomor dua dunia.

Kontrak berjangka West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni turun sebanyak 74 sen menjadi $ 63,17 per barel di New York Mercantile Exchange, dan diperdagangkan 1 persen lebih rendah pada $ 63,29 pada pukul 1:19 siang. Waktu Singapura. Harga ditutup 41 sen lebih tinggi di $ 63,91 pada hari Selasa.

Brent untuk penyelesaian Juli diperdagangkan 47 sen, atau 0,7 persen, lebih rendah pada $ 71,59 per barel di the London-based ICE Futures Europe exchange. Kontrak Juni berakhir pada hari Selasa setelah naik 1,1 persen menjadi $ 72,80. Minyak mentah acuan global berada pada premi $ 8,20 untuk WTI untuk bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Laporan mingguan yang dirilis oleh Administrasi Informasi Energi AS (EIA) mengungkapkan bahwa persediaan minyak mentah komersial di AS meningkat 9,3 juta barel dalam pekan yang berakhir 11 Oktober, di...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.