DJIA28140.59
LIVE230.24(0.82%)
NDX8465.98
LIVE63.37(0.75%)

Minyak Menahan Dekat $ 66 Pasca Kenaikan Pasokan AS Melebihi Perkiraan


Thursday, 25 April 2019 14:04 WIB

Minyak WTIMinyak MentahMinyak BrentStok Minyak AS


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_104372245-4ED4-BL-0329oilprices.600x400.jpg

Minyak diperdagangkan mendekati $ 66 per barel pasca persediaan minyak mentah AS naik lebih dari yang diharapkan, menghalangi reli yang didorong oleh prospek pasokan yang lebih ketat karena sanksi Amerika terhadap Iran.

Futures di New York sedikit berubah setelah membukukan penurunan terbesar dalam lebih dari seminggu pada Rabu. Data pemerintah menunjukkan stok AS naik 5,48 juta barel pekan lalu, dibandingkan dengan perkiraan kenaikan 1 juta barel dalam survei Bloomberg. Kenaikan itu merupakan yang keempat dalam lima minggu terakhir, mendorong total ke level tertinggi sejak Oktober 2017.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Juni diperdagangkan 3 sen lebih tinggi pada $ 65,92 per barel di New York Mercantile Exchange pada pukul 2:38 malam waktu Singapura pasca turun sebanyak 35 sen sebelumnya. Kontrak turun 41 sen pada Rabu, tetapi masih naik $ 1,92, atau 3 persen, pekan ini.

Brent untuk penyelesaian Juni naik 0,3 persen pada $ 74,82 per barel di ICE Futures Europe exchange yang berbasis di London setelah ditutup naik 0,1 persen pada $ 74,57 pada Rabu. Minyak mentah global berada pada premi $ 8,90 untuk WTI. (Tgh)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.