DJIA21636.78
LIVE-915.39(-4.06%)
NDX7588.37
LIVE-308.76(-3.91%)

Minyak Bertahan Dekat $ 60 Terkait Jatuhnya Persediaan Minyak AS, Saudi Pangkas Persediaan


Thursday, 21 March 2019 18:22 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_newsimage-4-newsimage-1-757z468_bp_gunashli_platform_offshore_azerbaijan_opt.jpg

Minyak bertahan di dekat level tertingginya empat bulan setelah persediaan minyak mentah AS mengalami penurunan terbesar sejak Juli, sementara Arab Saudi melanjutkan pemangkasan ekspor.

Minyak bejangka turun  0,5 persen di New York, setelah ditutup di atas $ 60 per barel pada hari Rabu untuk pertama kalinya sejak November. Data pemerintah AS menunjukkan bahwa stok nasional menurun 9,59 juta barel, sementara analis memperkirakan kenaikan. Ekspor minyak mentah negara itu mendekati rekor tertinggi, impor dari Arab Saudi turun lebih dari setengahnya dan pengiriman dari Venezuela berhenti total.

Minyak West Texas Intermediate untuk pengiriman Mei berada di $ 59,94 per barel, turun 29 sen, di New York Mercantile Exchange pukul 10:50 pagi di London. Kontrak April naik 1,4 persen menjadi $ 59,83 sebelum berakhir pada hari Rabu.

Brent untuk penyelesaian Mei turun 24 sen menjadi $ 68,26 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange, setelah naik 1,3 persen pada hari Rabu dalam kenaikan sesi ketiga. Minyak mentah acuan global berada pada premi sebesar $ 8,33 untuk WTI.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS