DJIA27913.34
LIVE3.74(0.01%)
NDX8378.14
LIVE15.40(0.18%)

Minyak Naik Terkait Pengetatan Persediaan di Venezuela, Arab Saudi


Tuesday, 12 March 2019 18:01 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_0ilcrude.jpg

Minyak naik ke level tertinggi dalam lebih dari seminggu setelah Arab Saudi dikatakan berencana memperpanjang pembatasan pasokan dalam dan penghentian nasional memicu penurunan produksi di Venezuela.

Minyak berjangka naik sebanyak 1,2 persen di New York ke level tertingginya sejak 1 Maret. Seorang pejabat Saudi mengatakan negara pengekspor minyak mentah utama teratas dunia tersebut berencana untuk memompa jauh di bawah 10 juta barel per hari di bulan April, memperbesar pemangkasan yang lebih dalam dari yang disepakati ke dalam bulan kedua. Sementara itu, produksi sesama anggota OPEC Venezuela telah merosot karena masalah listrik mempersulit pengoperasian sumur, menurut seorang pejabat senior di kementerian perminyakan negara itu.

West Texas Intermediate untuk pengiriman April naik sebanyak 67 sen menjadi $ 57,46 per barel di New York Mercantile Exchange, dan diperdagangkan untuk $ 57,35 pada pukul 10:42 pagi waktu London.

Brent untuk penyelesaian Mei bertambah 69 sen menjadi $ 67,27 per barel di sparked. Kontrak naik 84 sen menjadi $ 66,58 pada hari Senin. Minyak mentah acuan global diperdagangkan pada premi sebesar $ 9,57 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.