DJIA21914.37
LIVE-413.11(-1.85%)
NDX7813.50
LIVE-75.51(-0.96%)

Arab Saudi Mensinyalir Pengurangan Produksi Jangka Pendek, Harga Minyak Menguat


Monday, 11 March 2019 19:19 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL2_Up-Oil-Price-bigstock-900x470.jpg

Minyak berjangka pada hari Senin mengarah sedikit lebih tinggi di tengah laporan bahwa Arab Saudi berencana untuk memperluas upaya untuk mengurangi ekspor minyak mentah, menurut laporan.

Minyak mentah West Texas Intermediate April naik 35 sen, atau 0,6%, menjadi $ 56,42 per barel di New York Mercantile Exchange, setelah harga naik 0,5% minggu lalu, menurut Dow Jones Market Data.

Minyak acuan global, minyak mentah Brent, naik 46 sen, atau 0,7%, menjadi $ 66,20 per barel di ICE Futures Europe, setelah kontrak mencatat kenaikan mingguan sebesar 1% pada hari Jumat.

Reuters mengutip pernyataan menteri perminyakan Riyadh dalam melaporkan bahwa Arab Saudi berencana untuk memotong ekspor minyaknya di bawah 7 juta barel per hari, sambil menjaga produksinya "jauh di bawah" 10 juta per barel, dalam upaya untuk mengurangi kelebihan pasokan.(mrv)

Sumber: Marketwatch


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.