DJIA22956.53
LIVE302.67(1.34%)
NDX8134.01
LIVE84.70(1.05%)

Kekhawatiran Pertumbuhan Bebani Pemangkasan OPEC, Minyak Bertahan di Pekan yang Berat


Friday, 8 March 2019 10:54 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_minyak-mentah.jpg

Minyak berjuang untuk mempertahankan reli karena harga terus mendapatkan tekanan oleh kekhawatiran atas kesehatan ekonomi global dan kemajuan OPEC dalam mencegah kelebihan pasokan pasar.

Minyak berjangka di New York turun 0,6 persen pada hari Jumat, memangkas kenaikan mereka untuk minggu ini menjadi 1 persen. Kekhawatiran atas permintaan membuat investor waspada, dengan Bank Sentral Eropa memangkas perkiraan ekonominya, China mengurangi tujuannya untuk ekspansi dan OECD menurunkan prospek globalnya selama beberapa hari terakhir. Namun, produsen minyak mentah global menunjukkan disiplin yang tidak biasa dalam membatasi produksi yang berisiko memperburuk tekanan pada pasokan.

West Texas Intermediate untuk pengiriman April turun sebanyak 0,6 persen menjadi $ 56,30 per barel di New York Mercantile Exchange dan diperdagangkan di $ 56,33 per barel pada 11:37 pagi di Singapura. Harga naik 53 sen minggu ini, setelah merosot $ 1,46 pada pekan sebelumnya.

Brent untuk penyelesaian Mei turun 48 sen menjadi $ 65,82 per barel di London-based ICE Futures Europe exchange. Harga telah naik sekitar 1,2 persen untuk minggu ini. Premi minyak mentah acuan global atas WTI untuk bulan yang sama menyempit menjadi $ 9,16 per barel.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Pasar minyak naik lebih tinggi pada hari Rabu menjelang pembaruan mingguan pada persediaan minyak AS, dengan investor merasa yakin bahwa produsen minyak utama dunia akan setuju untuk memangkas produks...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.