DJIA21052.53
LIVE-360.91(-1.69%)
NDX7528.11
LIVE-107.55(-1.41%)

Minyak Jatuh Setelah Laporan Industri Menunjukkan Gain di Persediaan AS


Wednesday, 6 March 2019 07:18 WIB

Minyak WTIbrent oilOil,Crude Oil


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_0il.jpg

Minyak memperpanjang penurunan setelah laporan industri menunjukkan peningkatan besar-besaran pada stok AS, menghidupkan kembali kekhawatiran akan kelebihan pasokan global.

Minyak berjanka di New York turun sebanyak 0,6 persen, jatuh untuk hari kedua. Persediaan minyak mentah AS naik 7,29 juta barel pekan lalu, American Petroleum Institute melaporkan. Jika data Administrasi Informasi Energi (EIA) jatuh tempo pada hari Rabu menegaskan hal itu, itu akan menjadi peningkatan mingguan terbesar sejak pertengahan Januari. Perkiraan rata-rata analis yang disurvei Bloomberg adalah untuk peningkatan sebesar 1,45 juta barel.

WTI untuk pengiriman April turun sebanyak 36 sen menjadi $ 56,20 per barel di Nymex, diperdagangkan pada $ 56,21 per barel pada pukul 8:56 di Tokyo. Kontrak turun 3 sen ke $ 56,56 pada hari Selasa.

Brent Mei menguat 19 cen menjadi $ 65,86 per baren di ICE Futures Europe exchange pada hari Selasa.  Brent mengakhiri sesei dengan premi di $ 8,99 untuk WTI bulan yang sama.(mrv)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Minyak berjangka naik pada hari Jumat, dengan harga AS menghitung kenaikan mingguan hampir 32%. Harga lanjutkan reli hari Kamis mereka di tengah meningkatnya harapan bahwa produsen minyak utama akan m...
  • Minyak mentah berjangka AS dibuka 5% lebih tinggi pada Kamis ini, membalikkan penurunan pada hari Rabu, meskipun meningkatnya kekhawatiran mengenai depresi ekonomi yang membayangi karena pandemi coron...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.