DJIA26559.54
LIVE0(0.00%)
NDX7689.72
LIVE0(0.00%)

Minyak Tahan Penurunan pada Pesimisme Kesepakatan Perdagangan dan Prospek Stok AS


Tuesday, 12 February 2019 07:30 WIB

MinyakWTIBrentOil,Minyak Berjangka


c_740_198_16777215_00_images_assets_OIL_12OilDDOGCQuPOW.jpg

Minyak mempertahankan penurunan di bawah $ 53 per barel seiring kekhawatiran atas kebuntuan dalam pembicaraan perdagangan AS - Sino memicu kekhawatiran tentang pertumbuhan global dan karana stok minyak mentah Amerika diperkirakan akan terus meningkat.

Futures di New York sedikit berubah setelah penurunan 0,6 persen pada hari Senin. Investor tetap khawatir AS dan Tiongkok tidak akan mencapai kesepakatan perdagangan sebelum batas waktu 1 Maret untuk tarif baru diberlakukan bahkan meski kedua negara memulai diskusi di Beijing. Stok minyak mentah Amerika diperkirakan akan meningkat pada minggu keempat, dan penguatan greenback mengurangi daya tarik harga komoditas dalam mata uang AS.

WTI untuk pengiriman Maret diperdagangkan di level $ 52,37 di Nymex, turun 4 sen pada 8:51 pagi di Tokyo. Kontrak kehilangan 31 sen ke level $ 52,41 pada hari Senin.

Brent April turun 59 sen ke level $ 61,51 / bbl di ICE Futures Europe exchange pada hari Senin. Brent mengakhiri sesi berada di premium $ 8,73 untuk WTI bulan yang sama. (sdm)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.