DJIA23677.30
LIVE84.32(0.36%)
NDX6491.52
LIVE43.13(0.67%)

Minyak Tahan Penurunan seiring Pembicaraan OPEC Berakhir Tanpa Kesepakatan Output


Friday, 7 December 2018 07:47 WIB

MinyakWTIBrentOil,Minyak Berjangka


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_opeckumis.jpg

Minyak mempertahankan penurunan ke bawah $ 52 per barel setelah pembicaraan OPEC berakhir tanpa kesepakatan untuk mengekang produksi.

Kontrak di New York sedikit berubah setelah merosot 2,7 persen pada Kamis. Menteri Energi Arab Saudi, Khalid Al-Falih mengatakan di Wina dia tidak yakin tentang kesepakatan disaat Organisasi Negara Pengekspor Minyak bertemu lagi dengan sekutunya pada hari Jumat.

Proposal untuk kombinasi OPEC dan non-OPEC sebesar 1 juta barel per hari dibiarkan menggantung dalam ketidakpastian.

Para Menteri OPEC membahas apakah akan membebaskan Libya, Venezuela dan Iran dari membuat pemotongan produksi minyak, kata seorang delegasi.

WTI untuk pengiriman Januari perdagangan di $ 51.63 / bbl di Nymex, rose 14 sen, pada pukul 8:37 di Tokyo. Kontrak turun $ 1,40 ke level $ 51,49 pada hari Kamis.

Brent Februari turun $ 1,50 ke level $ 60,06 / bbl di ICE Futures Europe exchange pada hari Kamis. Brent mengakhiri sesi dengan premium $ 8,36 untuk WTI untuk bulan yang sama. (sdm)

Sumber: Bloomberg


RELATED NEWS

  • Minyak merosot ke level terendah satu tahun lainnya di New York seiring aksi jual di pasar saham memperburuk sentimen pasar minyak mentah, yang sudah memburuk karena tanda-tanda berlimpahnya stok Amer...
  • Harga minyak bergerak lebih tinggi hari Senin, seiring pasar berusaha untuk stabil menyusul penurunan mingguan lainnya dan pedagang berfokus pada pemangkasan output oleh produsen besar yang akan mulai...

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.