DJIA27202.88
LIVE55.80(0.21%)
NDX7909.37
LIVE20.81(0.26%)

Persediaan Minyak Mentah AS Naik Ke 4.85M Barel Dari Pekan Lalu: EIA


Wednesday, 21 November 2018 22:42 WIB

MinyakOil,EIA


c_740_198_16777215_00_images_assets_Oil3_OILOIL.jpg

Persediaan minyak mentah AS naik lebih dari yang diharapkan minggu lalu, Administrasi Informasi Energi mengatakan dalam laporan mingguannya pada hari Rabu.

Data EIA menunjukkan bahwa persediaan minyak mentah meningkat 4,85 juta barel dalam seminggu hingga 16 November.

Dibandingkan dengan perkiraan untuk persediaan 2,50 juta barel, setelah membangun 10,27 juta barel pada minggu sebelumnya.

Setelah turun 7% sehari sebelumnya, harga minyak telah memantul kembali setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan AS tetap menjadi "mitra setia" dengan Arab Saudi meskipun pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Pada hari Selasa, Presiden AS Donald Trump merilis sebuah pernyataan di mana dia mengisyaratkan bahwa pemerintahannya tidak akan mengambil tindakan tegas terhadap Arab Saudi atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Laporan dikutip Trump mengatakan di luar Gedung Putih pada hari yang sama, "Jika kami memutuskan hubungan dengan mereka [Arab Saudi], saya pikir harga minyak Anda akan melewati batas."

Pada hari Rabu, presiden berterima kasih kepada Arab Saudi atas penurunan harga baru-baru ini dan mendesak minyak untuk lebih murah.

Anggota OPEC dijadwalkan bertemu pada 6 Desember di Wina, dengan pengurangan produksi diperkirakan akan disetujui dengan anggota non-OPEC yang dipimpin oleh Rusia untuk menopang aksi jual tajam baru-baru ini. Laporan terbaru menunjukkan bahwa kartel telah bergerak dari mempertimbangkan pengurangan 1 juta barel per hari menjadi 1,4 juta.(arl)

Sumber : Investing


RELATED NEWS

POPULAR NEWS

DISCLAIMER

Seluruh materi atau konten yang tersaji di dalam website ini hanya bersifat informatif saja, dan tidak dimaksudkan sebagai pegangan serta keputusan dalam investasi atau jenis transaksi lainnya. Kami tidak bertanggung jawab atas segala akibat yang timbul dari penyajian konten tersebut. Semua pihak yang mengunjungi website ini harus membaca Terms of Service (Syarat dan Ketentuan Layanan) terlebih dahulu dan dihimbau untuk melakukan analisis secara independen serta memperoleh saran dari para ahli dibidangnya.